Usaha Chelsea untuk menembus zona Liga Champions makin berat. Menjamu Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Chelsea hanya mampu bermain imbang 0-0. Dengan tersisa delapan laga, hasil ini membuat Chelsea yang mengoleksi 50 poin terpaku di peringkat kelima. Sementara "Spurs" nyaman di peringkat keempat dengan mengumpulkan 55 poin.
Sejak menit awal, kedua tim saling melancarkan serangan. Rapatnya barisan pertahanan kedua tim, membuat mereka kesulitan menciptakan peluang. Setidaknya itu yang terjadi pada 15 menit pertama.
Hingga pertengahan babak, laga pun masih berlangsung ketat. Kedua tim tetap terlihat kesulitan menembus lini pertahanan lawan. Chelsea baru mampu menembus pertahanan lawannya lewat aksi Frank Lampard pada menit ke-27. Sayang, Lampard terjatuh di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan. Namun, wasit Martin Atkinson tidak menilai kejadian tersebut sebagai pelanggaran.
Tak berselang lama, giliran aksi Didier Drogba yang menjadi ancaman bagi pertahanan "Spurs". Namun, usaha itu masih gagal."Spurs" bukannya tanpa ancaman.
Emmanuel Adebayor melancarkan serang balik yang cukup cepat di sisi kanan pertahanan Chelsea pada menit ke-32. Dia kemudian melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti. Usaha tersebut Drogba belum membuahkan hasil. Kyle Walker yang berdiri bebas tak mampu menjangkau bola umpan silang dari Drogba.
Setelah itu, kedua tim kembali saling melancarkan serangan. Meski begitu, mereka gagal mengubah skor setelah skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Selepas turun minum, kedua pelatih tetap mempertahankan skuadnya. Tidak ada pergantian pemain yang dilakukan oleh kedua tim.
Chelsea kembali menciptakan peluang pada menit ke-50. Dari luar kotak penalti, Daniel Sturridge melepaskan tembakan keras begitu menguasai umpan Droga. Sayang, Sturridge terlalu terburu-buru melepaskan tembakan sehingga bola gagal mengenai sasaran.
Chelsea terus menekan "Spurs". Mata terlihat sangat bekerja keras membangun serangan. Namun serangan yang dilancarkan Chelsea terlihat monoton. "The Blues" terlihat lebih suka menyerang dengan mengandalkan umpan-umpan silang. Hal itu selalu berhasil dipatahkan oleh lini belakang Tottenham.
Chelsea nyaris berhasil membobol gawang lawan melawan tendangan bebas yang dieksekusi Mata pada menit ke-72. Sial bagi Chelsea, tendangan melengkung dari kaki kiri Mata membentur tiang.
Pelatih Chelsea, Roberto Di Matteo, berusaha mengatasi kebuntuan timnya dengan memainkan Fernando Torres, mengantikan Essien pada menit ke-76. Hal yang sama dilakukan Harry Redknapp. Dia mengganti Van der Vaart dengan Loius Saha
"Spurs" memiliki peluang emas untuk unggul terlebih dulu melalui aksi Adebayor pada menit ke-79. Menerima umpan cantik dari Modric, Adebayor melakukan solo run ke dalam kotak penalti lawan. Dia kemudian berhasil mengecoh Petr Cech. Namun gawang Chelsea yang tak berpenghuni tersebut masih selamat setelah Cahill berhasil memblok tembakan Adebayor. Bisa dibilang ini menjadi peluang terbaik yang dimiliki "Spurs" sepanjang laga.
Jelang laga usai, "Spurs" lebih banyak mendominasi. Meski begitu, tidak ada satu pun gol yang diciptakan Tottenham. Begitu juga dengan Chelsea. Skor 0-0 bertahan hingga laga usai.