

Rasa marah masih tersisa pada diri gelandang serang AC Milan, Clarence Seedorf, setelah kalah 3-1 dari Barcelona pada leg kedua babak perempat final Liga Champion pada Rabu (4/4) dini hari tadi.
Usai mengalahkan Milan, rakasasa asal Spanyol tersebut berhasil mengamankan satu tempat di semifinal. Seedorf merasa marah bukan karena kalah, melainkan akibat hadiah penalti yang didapat Barca setelah Alessandro nesta dianggap menjegal Sergio Busquets di area terlarang.
"Saya lebih baik kalah 7-1 daripada berakhir seperti ini. Meski kita tidak kalah akibat penalti tersebut, insiden itu memengaruhi aspek psikologi para pemain," ujar pemain berumur 36 tahun itu dikutip Football Italia.
Pemain yang pernah menjuarai Liga Champion bersama tiga tim yang berbeda (Ajax, Real Madrid, dan AC Milan) ini mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. Performa wasit tadi malam benar-benar membuatnya marah.
"Saya hanya meminta klarifikasi tentang penalti tersebut dan jawaban wasit adalah kartu kuning. Saya bertanya lagi kepadanya (wasit) usai laga dan dia mengatakan bahwa mereka (Nesta dan Busquets) saling tarik-menarik, jawaban itu membuat saya marah," tutur pemain yang sudah 10 musim membela Milan tersebut.